K.E.M.B.A.L.I
Dingin udara malam
Berteman rintik hujan
Tak lelah ku menunggu
Kabar tentangmu
Seperempat abad
Bukan waktu yang singkat
Menahan kerinduan untukmu
Pemilik nama yang melekat dihatiku
Aku terkejut saat itu
Menjumpai namamu
Muncul dinotif aplikasi sosmedku
Berdebar hati ini mengeja namamu
Aku pikir hanya mimpi
Sungguh aku tidak percaya itu kamu
Ternyata benar itu kamu
Wajahku seketika merona kemerahan
Bahagia tak bisa ku sembunyikan
Hari itu menjadi hari paling indah
Kamu yang datang melalui mimpi
Kini nyata K.E.M.B.A.L.I
Tiba-tiba aku teringat
Kamu yang dulu
Dalam hatiku
Alasan apa yang membawamu
K.E.M.B.A.L.I
Seribu prasangka buruk
Mengarah padamu
Bukan tanpa sebab
Karena kamu pergi begitu saja
Tanpa alasan
Seperti senja...
Yang selalu meninggalkan langit
Tanpa aba-aba
Kenyataannya..
Aku tidak bisa menguasai rasaku
Aku masih berusaha membuat jarak
Agar aku tidak larut dalam rasaku
Tapi semua usahaku sia sia
Hatiku menerimamu
K.E.M.B.A.L.I
Aku terlalu bahagia
Menyambutmu sayang
Tuhan...
Ijinkanlah aku menikmati rasa ini
Komentar
Posting Komentar